
Sumber: Hipwee.com
Salah satu efek negatif kontrasepsi hormonal adalah gangguan haid atau menstruasi. Gangguan menstruasi yang terjadi seperti perubahan pola haid yang menjadi lebih sedikit, tidak teratur, dan jarang atau tidak ada sama sekali juga dilaporkan sering mengganggu para penggunanya. Banyak kasus yang terjadi seperti darah menstruasi yang keluar tidak banyak, seringkali hanya keluar flek-flek saja. Jika wanita mengalami flek terus-menerus sepanjang hari, keadaan ini tentu membuat tidak nyaman.
Sebetulnya flek ini tidak membahayakan, tetapi ketika mengalami flek terus-menerus secara berkelanjutan, otomatis terjadi perubahan keadaan di dalam vagina. Hal ini tentu akan berbahaya pada kondisi kebersihan organ kewanitaan itu sendiri. Daerah organ intim menjadi sering basah dan mengalami kelembaban berlebih, hal ini dapat menyebabkan iritasi dan menyuburkan pertumbuhan bakteri dan jamur sehingga mudah infeksi dan justru beresiko menimbulkan penyakit lain.