
Sumber: Yandex.com
Hobi yang satu ini memiliki banyak ragam, mulai dari lari pagi, olahraga atletik, hingga olahraga ekstrem. Dads yang punya hobi olahraga mungkin terbiasa melakukan aktivitas ini sendiri, bersama komunitas, atau rekan bisnis. Nah, kali ini coba sertakan anak dalam aktivitas olahraga Dads. Olahraga biasanya adalah hobi anak muda yang banyak digandrugi karena kegiatan ini mengandung nilai sportivitas dan kebanggaan bagi laki-laki. Dengan berolahraga bersama anak, Dads dapat mengenalkannya dengan sikap sportif dalam situasi apa pun. Selain itu, membiasakan berolahraga sejak kecil membuat tubuhnya semakin sehat dan kuat.

Sumber: Yandex.com
Mungkin kegiatan memasak kurang populer sebagai hobi anak remaja, apalagi remaja laki-laki, ya? Padahal ada banyak chef berbakat dan tampan yang lihai menyajikan makanan seperti Chef Arnold ataupun Chef Juna. Di zaman milenial ini, memasak adalah bagian dari survival lifeskill yang harus dimiliki baik oleh anak perempuan maupun laki-laki. Terlebih lagi bagi anak laki-laki yang akan merantau untuk mencari ilmu ataupun bekerja saat dewasa nanti, memasak sendiri justru lebih sehat dan menghemat pengeluaran. Jangan ragu mengajarkannya memasak, ya!

Sumber: Yandex.com
Dads lebih suka pertukangan dan kerajinan? Tidak masalah! Lakukanlah bersama anak laki-laki dengan memberinya beberapa tugas yang bisa ia lakukan. Pertukangan dan kerajinan adalah dua skill kehidupan yang dapat memudahkannya saat dewasa nanti. Tidak hanya itu, dua kegiatan ini mengajarkan anak arti gotong royong dan keteraturan dalam sistem. Selain itu, kegiatan membuat barang-barang atau DIY (Do-It-Yourself) juga mengajarkan anak untuk menggunakan semaksimal mungkin barang di sekitarnya dalam menciptakan dan memperbaiki sesuatu. Menarik, bukan?