Pola sidik jari yang dimiliki seseorang tidak semata-mata berasal dari hasil DNA. Faktanya, pada kembar identik, mereka memiliki sidik jari yang sama hingga kehamilan usia minggu 13 saja. Seiring perkembangan janin, bayi akan mulai bergerak dan terpisah ke kantung ketuban yang berbeda. Tentu saja kejadian ini akan mempengaruhi perubahan bentuk alur dan pola sidik jari setiap anak sehingga menghasilkan sidik jari yang unik dan berbeda.

Sumber: Unsplash.com/Daiga Ellaby
Fakta mitos anak kembar yang beredar di masyarakat umum juga termasuk seputar kemampuan anak kembar yang semuanya dianggap bisa berkomunikasi melalui telepati. Juga beberapa kisah kemampuan merasakan sakit dari saudara kembar lainnya. Di lain kesempatan, ditemukan bahwa saudara kembaran mereka melakukan tindakan yang sama di waktu yang terpisah. Dari sini kita bisa menganggap bahwa anak kembar memiliki isi pikiran yang sama. Bahkan, Dr. Nancy L. Segal, penulis buku Twins Mythconceptions, mengungkapkan bahwa tidak ada bukti ilmiah atas kekuatan psikis secara umum maupun spesifik pada anak kembar. Walau tidak ada bukti ilmiah secara tertulis, pengalaman pribadi yang diungkapkan beberapa anak kembar tidak dapat dipungkiri. ‘Telepati’ pada anak kembar ini dipercaya dianggap berupa insting alami antara kakak dan adik.