
Sumber: Unsplash.com/Samuel Zeller
Kenangan yang dibuat tidak harus indah. Terkadang kenangan buruk saat melakukan travelling bisa jadi kenangan yang sangat berkesan. Travelling bersama keluarga atau sahabat ternyata semakin mempererat ikatan dan menciptakan memori tersendiri. Memori atau kenangan itu bisa disimpan di dalam sebuah album foto atau saat ini, Dads bisa unggah foto-foto selama travelling di media sosial seperti facebook atau instagram.

Sumber: Unsplash.com/Hendriyan David
Sebagian besar orang yang melakukan travelling akan merasa lebih bahagia dan tidak ada rasa khawatir mengenai pekerjaan. Sebuah penelitian mengatakan, seseorang akan mengalami peningkatan dalam kebahagian hanya karena merancang sebuah perjalanan liburan. Tiga hari setelah melakukan perjalanan, para travelers dilaporkan bahwa mereka berkurang rasa cemasnya, lebih tenang dan suasana hati menjadi lebih baik.

Sumber: Unsplash.com/Paul Gilmore
Saat ini sudah tidak sulit untuk menemukan orang-orang yang depresi, terutama di daerah perkotaan. Tekanan dan juga tuntutan akan pekerjaan semakin menambah beban pikiran pastinya. Bagi pria yang tidak melakukan liburan secara berkala, sebanyak 20 persen tinggi resiko kematian dan beresiko terkena serangan jantung sebanyak 30 persen.
Nah, Dads apakah sudah merancang destinasi liburan untuk travelling tahun ini? Destinasi wisata mana yang ingin Dads kunjungi dalam waktu dekat untuk memaksimalkan manfaat hobi travelling ini dan menyeimbangkan aktifitas pekerjaan? Share di komentar ya!