Alasan Mengapa Seks Setelah Bertengkar Bisa Lebih Menggairahkan

Waktu Baca: 5 menitRabu, 12 Februari 2020 10:00 WIB
Seks Setelah Bertengkar
Sumber: Pexels.com

Dalam berbagai buku fisiologi (cara kerja tubuh), dijelaskan bahwa rasa marah dicetuskan oleh rangsangan yang ditangkap oleh organ indera. Misalnya, ucapan dan nadanya yang ditangkap telinga, ekspresi kemarahan yang ditangkap mata, dan sentuhan kasar yang diterima kulit. Otak membuat persepsi atas rangsangan yang diterima dengan mengombinasikan informasi dari indera dan memori yang ada sebelumnya. Lalu, otak akan memerintahkan kelenjar Adrenal untuk menghasilkan adrenalin, sehingga tubuh Dad akan berada dalam fase fight or flight.

Manfaat Bercinta Usai Bertengkar
Sumber: Pexels.com

Sederhananya, fase fight berarti kondisi tubuh untuk mempertahankan diri dengan melawan pemberi rangsangan. Sedangkan, fase flight berarti kondisi tubuh untuk melarikan diri dari pemberi rangsangan. Jika Dads memutuskan untuk bertengkar, berarti tubuh Dads berada dalam fase fight. Pasokan adrenalin Dads menjadi sangat banyak.

Saat memutuskan berdamai, mendengar Moms, dan bahkan mengakhiri pertengkaran dengan pelukan, di dalam otak akan terjadi peningkatan hormon serotonin dan dopamin. Keduanya adalah hormon kebahagiaan sekaligus hormon yang akan meningkat saat aktivitas seks dilakukan. Selain itu, hal ini juga mempengaruhi rasa rindu, jadi wajar saja apabila Dads malah merasa kangen setelah bertengkar.

Ditambah lagi dengan adrenalin yang masih belum turun sepenuhnya. Perlu Dads ketahui, reaksi tubuh ketika melakukan aktivitas seksual cukup mirip dengan reaksi fight! Adrenalin membantu meningkatkan gairah seksual. Jantung yang berdebar, nafas yang tersengal, wajah yang memerah, serta aliran darah yang deras ke arah organ reproduksi, semuanya dipengaruhi oleh adrenalin. Hanya saja, fight kali ini bisa disebut dengan the happy fight.

Jadi, Manfaat Seks Setelah Pertengkaran Adalah…

Manfaat Seks Setelah Pertengkaran
Sumber: Pexels.com

Berkaitan dengan info hormonal diatas, manfaat bercinta setelah bertengkar adalah meningkatkan kadar hormon kebahagiaan Dads untuk mengendalikan jumlah adrenalin. Kelebihan adrenalin bisa memicu kanker, sementara memperbanyak hormon kebahagiaan dapat menjadi obat yang manjur bagi Dads! Pernah mendengar tertawa dan kebahagiaan adalah obat segala penyakit? Kebahagiaan dalam bercinta usai bertengkar juga lho Dads! Selain itu, setelah bertengkar, pasangan membutuhkan momen intim untuk merekatkan kembali apa yang retak. Seks adalah wujud momen intim yang menyenangkan.

Pada momen ini, setiap individu akan menjadi dirinya sendiri. Setiap individu akan merasa kembali diperhatikan karena pada momen seperti ini, pasangan bisa saling memuji dengan jujur. Kita semua tahu bahwa amarah memang membakar kalori, namun tidak disertai perasaan senang. Untuk mengobati ketegangan pada tubuh, ada baiknya melakukan aktivitas yang memulihkan lahir dan batin, seperti melakukan seks dengan pasangan yang Dads sayangi. Walau melelahkan, namun seks adalah kegiatan yang menyenangkan, bukan?

Tapi, sekadar tips, sebaiknya Dads tanyakan dulu pada Moms apakah Moms ingin melakukannya atau tidak. Jika Moms kelelahan, berikan Moms waktu ya, Dads–apalagi jika Moms kelelahan mengurus sang buah hati sebelumnya. Dengan begitu, sisa waktu di hari itu akan Dads lalui dengan kebahagiaan bersama Moms. Plus, semoga kebahagiaan itu menetap hingga akhir hayat ya, Dads! Jangan lupa share pengalaman Dads di kolom komentar di bawah, ya!

Halaman: 12345

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Alasan Mengapa Seks Setelah Bertengkar Bisa Lebih Menggairahkan"