Anak cenderung menerima semua informasi yang diperolehnya, sehingga Dads harus menjelaskan dengan konkrit dan lugas setiap alasan dari tindakan yang Dads ajarkan kepadanya. Apalagi saat menghadapi anak laki-laki. Jangan sekali-kali mengucapkan kalimat yang menjatuhkannya saat ia tidak bisa melakukan hal tertentu. Dads harus benar-benar paham kapan saat terbaik untuk bersikap tegas dan kapan harus bersikap lembut padanya.

Sumber: Yandex.com
Salah satu tantangan utama dalam mendidik adalah konsistensi ucapan dan perbuatan. Jika Dads melarang anak laki-laki untuk melakukan sesuatu, maka sampaikanlah alasannya dengan jelas bukan sekadar menakutinya. Pastikan anak mengetahui penyebab kenapa Dads tidak mengizinkannya melakukan sesuatu. Ingatlah untuk mendiskusikan sebelumnya dengan Moms tentang apa yang boleh dan tidak boleh anak lakukan. Hal ini tentu saja agar Dads dan Moms konsisten saat merespons tindakan yang dilakukan anak.