Ketika si kecil beranjak remaja, kadangkala terdapat banyak pertentangan antara orangtua dan dirinya. Ego remaja yang meluap-luap dan ego orangtua yang cenderung tinggi akibat lebih banyaknya pengalaman hidup dan perasaan "Saya lebih tahu!" seringkali mengalami gesekan. Dua dunia yang berbeda ini akan sering berbenturan. Terlebih ketika kedua belah pihak tidak dapat mengontrol egonya. Keributan berkepanjangan ini tentu berakibat fatal jika dibiarkan.
Kondisi seperti ini tidak akan menyehatkan bagi pertumbuhan anak dan perkembangan kepribadian orangtua. Maka, kami akan membahas lima tanda remaja tertekan karena orangtua, tips menghadapi remaja, dan solusi remaja yang tertekan karena orangtua. Ada lima tanda remaja tertekan karena orangtuanya. Kelimanya berada pada kutub pemberontakan (offensive) atau penarikan diri (defensive). Berikut uraiannya, selamat menyimak HappyFams!

Sumber: Jenmarie-counseling.com
Masa remaja merupakan peralihan antara masa kanak-kanak dan dewasa sehingga kepribadian, serta bentuk fisik berada diantara kedua fase ini. Dari segi pemikiran, remaja tergolong masih muda, namun memiliki kemampuan belajar dan menerima informasi yang tinggi. Uniknya lagi, remaja sudah mulai bisa memutuskan pilihan untuk dirinya.