Mungkin Moms dan Dads sering memperhatikan kondom yang ada di kasir swalayan. Penasaran ingin mencoba, namun belum terlalu tahu tentang serba-serbi kondom. Apa itu kondom? Apa faedah menggunakannya? Berikut pembahasan mengenai kondom.
Kondom adalah kantung kecil yang terbuat dari lateks atau poliuretan (bahan alternatif bagi pasien alergi latex). Kondom dipakai untuk menghalangi sampainya sperma ke dalam rahim. Ada dua jenis kondom, yaitu kondom eksternal (untuk lelaki) dan kondom internal (untuk wanita).
Kondom eksternal biasanya digunakan untuk ‘membungkus’ penis. Ada beragam jenis kondom eksternal yang dijual di pasaran. Mana yang Moms dan Dads suka?
Cara pakai kelima jenis kondom ini sama. Pertama, buka bungkus kondom dengan hati-hati. Pastikan apakah kondom tidak bolong atau rusak. Kemudian, cubit sisi yang menonjol dan letakkan sisi tersebut di kepala penis. Buka dan rentangkan gulungan kondom hingga menutupi keseluruhan penis. Pastikan bahwa kondom melekat erat dan tidak bergeser.
Kondom internal diperuntukkan untuk vagina. Kondom ini dipakai dengan memasukkannya ke dalam lubang vagina. Setelah dipastikan aman, barulah hubungan seksual dapat dilakukan. Tingkat keakuratan kondom ini mencapai 79%.
Setelah mengenal serba-serbi kondom, apakah kondom efektif mencegah hamil? Jawabannya iya, asalkan dipastikan tidak ada kebocoran pada kondom. Pastikan juga pemasangannya sudah benar ya, Moms dan Dads!

Sumber: Unsplash.com
Jika terlupa menggunakan alat kontrasepsi, bagaimana cara mencegah hamil setelah berhubungan? Moms dapat mengonsumsi pil kontrasepsi darurat/morning after. Tingkat keakuratan metode ini berkisar antara 58-94%. Konsumsi secepatnya untuk mencegah kehamilan, paling lama hingga 5 hari setelah seks. Konsumsi sesuai aturan ya, Moms!
Demikian pembahasan mengenai metode kontrasepsi dan kondom. Share juga pengalaman Moms dengan alat kontrasepsi, ya! Mungkin Moms punya referensi yang dapat dibagikan bagi ibu-ibu milenial di seluruh Indonesia.