Siapa yang tidak mendambakan keluarga harmonis dan bahagia? Sayangnya kenyataan tidak berpihak kepada harapan. Hubungan orang tua yang semakin renggang dan berakhir perceraian membuat psikologis anak Moms goncang.
Pertikaian antara Moms dan Dads membuat perhatian kepada anak menjadi berkurang bahkan hilang. Tidak sedikit korban broken home ingin menyampaikan curhatan anak yang kurang kasih sayang utuh dari kedua orang tuanya.
Saat berada di sekolah maupun lingkungan pertemanan, tidak jarang anak broken home mendengarkan cerita dari teman mereka tentang keluarga utuhnya. Atau ketika berkunjung ke rumah teman dan bertemu dengan keluarga mereka.