Belajar Investasi Saham Pemula Untuk Jangka Panjang Aman Dan Mapan

Waktu Baca: 4 menitMinggu, 28 Februari 2021 12:22 WIB
Investasi Saham
Sumber: freepik

Memahami Setiap Perusahaan

Jangan sembarangan berinvestasi karena mengikuti saran orang lain. Banyak investor pemula yang bergabung dan memutuskan untuk melakukan jual beli saham tertentu berdasarkan hasil perbincangan forum ataupun rekomendasi orang lain. Hal ini disebabkan karena menelan mentah-mentah semua informasi yang diperoleh tanpa berpikir ulang.

Sebaiknya pelajari terlebih dahulu perusahan yang akan dibeli sahamnya kelak. Mulai dari kinerja hingga industri yang sedang berkembang apakah naik ataukah turun. Meskipun dana yang diinvestasikan tidak terlalu besar, tetap saja setiap investor pemula harus bisa memahami perusahaan yang akan dibeli nanti.

Tidak Ada Salahnya Memilih Saham Big Caps

Saham big caps merupakan istilah bagi saham yang memiliki nilai kapitalisasi pasar besar sehingga tidak mudah untuk dimanipulasi oleh investor bermodal besar sekalipun. Big caps juga bisa disebut sebagai saham lapis atau saham blue chips dengan nilai kapitalisasi dapat mencapai angka 40 triliun rupiah bahkan lebih.

Tentunya berinvestasi pada saham big caps membutuhkan dana yang tidak sedikit. Akan tetapi resiko turunnya saham yang dibeli dari big caps tidaklah terlalu besar dan cocok untuk investasi saham jangka panjang. Adapun big caps Indonesia yakni:

  • PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA)
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM)
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI)
  • PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR)
  • PT Astra International Tbk. (ASII)
  • PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP)
  • PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA)
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI)

Mencari Saham Dengan PER Rendah

Bagi investor pemula penting untuk mengetahui PER setiap perusahaan. PER atau Price to Earning Ratio (rasio PE) adalah alat penghitungan harga saham perusahaan dibandingkan dengan keuntungan tahunan perusahaan. Tentunya saham dengan nilai PER rendah lebih menarik, sebab keuntungan per saham relatif tinggi jika dibandingkan dengan harga sahamnya.

Selain itu tingkat rasio PER juga menjadi petunjuk tingkat kepercayaan yang dimiliki investor terhadap kinerja perusahan di masa yang akan datang. Semakin tinggi tingkat rasio, maka semakin besar pula kepercayaan investor. Adapun rumus ratio P/E yakni:

Rasio P/E = Harga pasar per saham : Penghasilan per saham

HappyFams juga harus tahu bahwa tidak ada ketentuan pasti seberapa besar atau kecil nilai PE yang dipilih, sebab harus ada perbandingannya dengan PE dari emiten serupa. Tidak hanya itu, nilai PER yang telah tinggi sekalipun ada kemungkinan mengalami kenaikan harga saham.

Itulah tadi beberapa hal yang harus diperhatikan HappyFams sebelum berinvestasi. Tentunya penjabaran di atas belum cukup menggambarkan bagaimana dunia saham bekerja. Tidak ada salahnya bertanya kepada yang ahli dan perbanyak informasi mengenai saham. Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat.

Halaman: 12

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Belajar Investasi Saham Pemula Untuk Jangka Panjang Aman Dan Mapan"