Misalnya pada tahap pertama, HappyFams dan istri hanya akan berperan sebagai dua orang yang saling mengenal lebih jauh. Menghabiskan waktu berdua di rumah. Di fase ini tentu beban finansial belum terlalu terasa apalagi HappyFams dan pasangan memiliki pekerjaan yang layak sehingga cukup untuk menghidupi kehidupan dua orang.
Namun setelah anak pertama HappyFams lahir, maka pendapatan yang biasanya dikelola untuk dua orang kemudian harus dibagi pada satu orang baru. Disusul dengan apabila Moms and Dads memutuskan untuk memiliki anak lebih dari satu. Jika sebelumnya hanya dua orang yang dipikirkan tentang nutrisi, maka saat ini sudah ada empat orang yang diberi makan.
Tahap dimana anak HappyFams memutuskan untuk kuliah juga akan semakin membuat Moms and Dads bertambah tanggung jawabnya. Ditambah lagi anak HappyFams ternyata menempuh Pendidikan di luar kota yang jauh dengan HappyFams. Uang yang dikeluarkan harus ekstra sehingga anak Moms and Dads tidak khawatir hidup disana.
Setiap calon orang tua, harus mengetahui beberapa tahapan yang terjadi di keluarga. Hal tersebut karena banyak sekali yang merasa bahwa menikah adalah jalan bahagia lepas dari masalah hidup sebelumnya. Namun sebenarnya kebahagiaan tersebut hanya akan berlangsung sehari dua hari saja.
Ketika seorang bayi lahir di kehidupan bahtera rumah tangga HappyFams, maka HappyFams dan pasangan harus siap menerima sebuah kehidupan baru. Berusaha mengasuh dan mengajar anak merupakan pembelajaran seumur hidup. Di tahap tersebut HappyFams sudah berperan sebagai Moms and Dads yang akan memberikan cinta penuh pada sang anak.
Kelahiran seorang anak pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya akan secara natural mengajarkan pada Moms and Dads tentang arti kedewasaan. Setiap harinya Moms and Dads diajarkan bertumbuh satu sama lain. Menjadi suami istri yang saling melengkapi kekurangan untuk tetap bisa menjadi orang tua yang terbaik bagi sang anak.
Keluarga yang baik adalah mereka yang selalu mau menerima kenyataan bahwa "kehidupan berkeluarga tidak hanya tentang kebahagiaan melainkan proses kedewasaan dua insan untuk menciptakan keharmonisan dan kehangatan". Inilah mengapa tahap perkembangan keluarga sangat penting diketahui sebelum menikah dan setelah menikah.