Setelah Moms menyampaikan mengenai informasi seks yang tepat, anak akan lebih terbuka untuk berdiskusi. Sehingga lebih memilih bertanya ke orang tua apabila penasaran mengenai sesuatu.
Pada dasarnya, pendidikan seksual adalah salah satu bentuk pengenalan fungsi seks dan organ-organnya untuk menjamin kesehatannya secara normal. Pemahaman yang salah membuat pendidikan ini terkesan mengajarkan hal jorok.
Seperti hubungan kelamin antara laki-laki dan perempuan. Padahal, pendidikan ini lebih mengarahkan anak untuk memahami dirinya sendiri sehingga mencegah terjadi tindakan kekerasan seksual, baik sebagai pelaku maupun korban.
Pendidikan seksual anak usia dini tidak hanya mengenai organ namun juga berkaitan dengan kepemilikan sampai kenyamanan tubuh. Nah, berikut poin penting yang perlu diperhatikan ketika memberi edukasi.
Ketika anak menerima gambar seksual melalui media seperti internet maupun televisi, pasti akan muncul rasa penasaran dalam diri mereka. Nah, ketika penasaran, Moms perlu menjawab pertanyaannya dengan tepat dan bijak.
Moms juga bisa menyampaikan pendidikan seksual dengan memberi tahu mengenai nama organ dan fungsinya. Seperti memberi tahu fungsi vagina atau penis, payudara dan lain sebagainya.
Saat anak sudah memasuki usia pubertas, Moms perlu lebih peka untuk memberikan edukasi. Moms perlu memberi tahu mengenai perubahan tubuh seperti apa yang akan dialami.
Pendidikan seksual untuk perempuan misalnya dengan menyampaikan bahwa akan mengalami pertumbuhan payudara dan menstruasi. Kemudian juga akan muncul rambut di sekitar ketiak dan area vagina.
Jadi nantinya anak tidak kaget ya Moms ketika mengalami perubahan tersebut. Nah kalau menjelaskan seks pada anak laki-laki beda lagi ya perubahannya, yakni terjadi pertumbuhan penis dan testis, perubahan suara sampai mimpi basah.
Untuk pertumbuhan rambut pada laki-laki sedikit berbeda, yakni muncul rambut di area wajah, ketiak dan penis.
Pendidikan seksual di Indonesia melalui keluarga ini penting sekali ya Moms. Namun masih banyak orang yang mengabaikannya. Tidak apa-apa, lebih baik Moms memberikan edukasi daripada bersikap abai terhadap tema ini, mengingat manfaatnya yang begitu besar.
Memang, terkadang di sekolah terdapat materi mengenai seks dalam pelajaran IPA. Namun pastinya kurang mendalam yang penjelasannya, jadi Moms tetap perlu memberikan pendidikan seksual lebih dalam lagi ketika di rumah.