Sedari kecil buah hati bisa menangkap suara, Moms bisa menarik perhatiannya melalui kerincingan atau mainan dengan bunyi yang tidak mengganggu. Untuk lebih membuat mereka tertarik juga bisa dengan memanfaatkan musik ramah di telinga bayi.
Konon, musik memberikan rangsangan agar kecerdasan si kecil lebih terasah. Tahap pendengaran si kecil ini berbeda-beda setiap bulan. Pastinya semakin besar usia anak maka semakin sempurna refleks pendengaran telinga mereka terhadap berbagai suara.
Kemampuan anak untuk berinteraksi juga tidak sama, ada yang lebih cepat ada yang dalam waktu normal. Kemampuan berinteraksi mereka juga bertahap, dari mulai merespons dengan senyuman, jeritan, tangisan, dan sebagainya sebagai bentuk ekspresi anak.
Di sini baik Moms maupun Dads harus mengerti bahasa anak, terutama sebelum mereka mampu berkata-kata. Ketika sudah memahami bahasa yang diberikan maka komunikasi akan lebih mudah dilakukan serta menghindari kemungkinan anak rewel karena keinginan tidak terkabul.
Ketika anak sudah mulai merangkak maka seyogyanya mereka mampu menahan berat badan sendiri, terutama kepala. Pada beberapa anak, ukuran kepala memang nampak lebih besar dari usianya, namun jika ukurannya normal dan tidak ada kelebihan cairan maka tidak masalah.
Penting sekali bagi Moms dan Dads mengedukasi diri secara tepat. Jangan mudah panik sehingga menimbulkan salah penafsiran dan salah tindakan hingga akhirnya justru semakin membuat si kecil rewel.
Bagaimana, Moms and Dads, sudahkah si kecil memenuhi kriteria bayi sehat di atas? jika belum, coba konsultasikan dengan dokter. Bisa jadi ada ciri-ciri bayi sehat lain yang belum disebutkan sehingga Moms maupun Dads tidak perlu khawatir berlebihan pada kondisi si kecil.