Nah, selama rentang waktu tersebut, tidak ada salahnya Dads mulai memperhitungkan proses pindahan ke rumah baru. Tips ini akan membantu Dads agar tidak kecolongan menjelang pindahan. Mulailah dengan memeriksa barang-barang di rumah lama Dads. Beberapa perabot mungkin tidak layak lagi untuk dipakai atau sudah tidak diperlukan di rumah baru. Sehingga tidak perlu dipindahkan.
Setelah proses memeriksa tersebut, Dads sudah bisa memetakan barang-barang apa saja yang akan diangkut ke rumah baru. Tidak ada salahnya juga membuat list barang yang akan dipindahkan. Selanjutnya Dads perlu membagi barang-barang yang akan dipindahkan menjadi beberapa kelompok. Sebagai contoh kelompok pertama adalah daftar jenis barang yang dapat dipindahkan lebih dulu. Artinya tidak dibutuhkan di rumah lama. Misalnya buku-buku dan perabot hias. Buatlah daftar seperti itu Dads sampai kelompok barang yang harus dipindahkan paling akhir. Seperti peralatan makan dan pakaian sehari-hari.
Sampai di situ Dads sudah bisa memperhitungkan proses pindah rumah baru. Manfaatkan list kelompok tadi. Dads bisa mulai mencicil sedikit demi sedikit barang-barang untuk dipindahkan.