Pasterurisasi adalah proses sterilisasi menggunakan suhu tinggi selama beberapa detik ya, Moms. Selama hamil muda, sebaiknya Moms makan buah yang terjamin kebersihannya, dan jus yang sudah dipasteurisasi/UHT (Ultra High Temperature).
Jika Moms terbiasa minum minuman keras sebelum hamil, jangan minum-minum dulu ya, Moms, apalagi pada usia kehamilan muda. Pada tiga bulan pertama inilah sedang terjadi pertumbuhan janin yang pesat, dan alkohol dapat mengganggu kerja protein yang membantu pembentukan tubuh bayi. Setidaknya, tunggulah hingga masa menyusui selesai.
Pahami bahwa dengan mengonsumsi alkohol di kehamilan awal, dapat menyebabkan Fetal Alcohol Syndrome (FAS). Gejala dari FAS ini bermacam-macam, mulai dari kelainan fungsi anggota tubuh, cacat lahir, cacat mental, bahkan kematian. Menyeramkan sekali, bukan Moms?
Tubuh ibu dapat mengolah kafein dengan baik, namun tidak dengan plasenta sang buah hati. Plasenta tidak memiliki enzim untuk mengolah kafein ke bentuk yang lebih tidak beracun, mengakibatkan kafein akan memberi efek langsung pada tubuh janin.
Dampak kafein adalah lambatnya pertumbuhan janin berikut resiko cacat dan kematian pada bayi. Jadi, sebaiknya Moms membatasi konsumsi kafein yang terdapat di kopi, teh, soft drink, dan cokelat saat masa kehamilan. Sebisa mungkin, hindari mengkonsumsi lebih dari 200 mg kafein, yang setara dengan 2-3 cangkir kopi.

Sumber: Unsplash.com
Suplemen sesungguhnya adalah tambahan nutrisi yang baik, hanya saja ada potensi masukan nutrisi yang berlebihan ke dalam tubuh. Misal, kebanyakan vitamin A atau omega 3 di awal kehamilan justru dapat menghambat kerja protein morfogenetik pembentuk tubuh bayi.
Jika Moms memang merasa butuh, sebaiknya konsultasikan kepada dokter kandungan terlebih dahulu. Moms akan memperoleh bimbingan dan resep yang lebih akurat.

Sumber: Unsplash.com
Walaupun masa akhir kehamilan sudah makin dekat, sebaiknya makanan tetap harus dijaga ya, Moms! Sesungguhnya makanan yang dilarang untuk ibu hamil tua, juga tidak jauh berbeda dibandingkan dengan makanan pantangan ibu hamil muda. Hanya saja, beberapa nutrisi dapat mulai ditingkatkan. Misal, vitamin A. Konsumsilah vitamin A dari hati secukupnya, atau sumber-sumber lainnya, akan tetapi jangan berlebihan.
Lantas, bagaimana dengan suplemen kesehatan saat masa kehamilan? Ketahuilah bahwa sebaik-baiknya sumber nutrisi adalah dari yang alami. Maka sebaiknya, konsumsilah suplemen setelah Moms berkonsultasi dengan dokter. Konsumsi ini juga wajib berdasarkan dosis yang ditetapkan oleh dokter ya, Moms.
Demikian penjelasan mengenai pantangan makanan untuk ibu hamil muda dan tua. Apakah Moms memiliki pengalaman dan pengetahuan terkait pantangan makanan lainnya? Jangan lupa share di kolom komentar untuk berbagi dengan jutaan Moms lainnya di seluruh Indonesia!