Pasutri Jarang Bercinta? Berikut Dampak Buruknya!

Waktu Baca: 4 menitSenin, 30 Maret 2020 10:00 WIB
Jarang Berhubungan Seks
Sumber: Yandex.com

Dampak buruk jarang berhubungan seks pada rasa percaya diri dapat membesar menjadi perilaku negatif lain, yakni pertengkaran rumah tangga! Rasa kesal, marah, inferior yang tidak diungkapkan akan menjadi batu pengganjal di hati. Pasangan berubah menjadi momok yang menyebalkan. Rasanya ingin marah saja setiap bertemu dirinya. Saat berkomunikasi pun saling ketus dan mudah salah paham. Rasanya mendengar suara pasangan saja tidak mau. Menatap wajahnya juga malas. Rasanya ada rasa frustasi yang menggerayangi batin.

Tips Mengembalikan Frekuensi Hubungan Seksual

jarang hubungan suami istri
Sumber: Yandex.com

Bila saat ini Moms dan Dads mulai jarang berhubungan intim, yuk mulai lagi perbaiki frekuensinya sebelum mulai timbul dampak negatif yang lebih buruk. Buatlah jadwal bercinta minimal satu kali dalam seminggu. Selain itu, hal penting lain yang juga perlu dilakukan adalah membangun komunikasi yang positif satu sama lain.

Perbaiki komunikasi dengan meredam emosi saat berbicara. Tahan rasa marah dan kecewa Moms atau Dads, kemudian dengarkan alasan dari sisi pasangan dengan seksama. Komunikasikan apa yang disuka dan tidak disuka terkait hubungan seksual dan sehari-hari. Jika ada yang menyakitkan, lebih baik komunikasikan saja, daripada ditahan-tahan. Jangan gengsi meminta maaf bila awalnya saling curiga dan tidak percaya.

Demikian pembahasan mengenai dampak buruk jarang bercinta bagi pasangan suami istri. Tentu saja, dibutuhkan kesabaran dalam membina suatu hubungan. Toleransi dan komunikasi menjadi kunci utama untuk mempertahankan sebuah hubungan agar tetap harmonis. Yuk bagikan pengalaman Moms di kolom komentar!

Halaman: 12

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Pasutri Jarang Bercinta? Berikut Dampak Buruknya!"