Terkadang membicarakan seks kepada anak adalah sesuatu yang dianggap tabu dan banyak orang tua lebih memilih untuk menghindari pembahasan tersebut. Banyak orang tua beranggapan jika seks hanya untuk orang dewasa dan belum pantas untuk diketahui oleh anak-anak. Seiring berkembangnya zaman, segala macam bentuk informasi saat ini mudah untuk diakses terutama dengan adanya internet. Siapapun dapat mengaksesnya dengan sangat mudah, termasuk anak-anak.
Tanpa pengawasan yang benar dari orang tua, bukan tidak mungkin anak-anak dapat membuka situs tertentu yang berhubungan dengan pornografi atau semacamnya. Di sini peran orang tua sangat penting terutama dalam memberikan informasi terkait masalah seksual pada anak-anak melalui pendidikan seksual sejak dini.
Pada umumnya pendidikan seksual adalah mengajarkan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi manusia, dan bukan hanya seputar hubungan seksual antara pria dan wanita. Tentunya memberikan penjelasan mengenai pendidikan seksual kepada anak tidak dapat dilakukan sembarangan. Lalu sebenarnya kapan waktu yang tepat untuk memberikan pendidikan seksual kepada anak-anak? Banyak orang tua menanyakan hal ini dan kurang memahami bagaimana cara penyampaiannya.
Menurut International Guidance Sexuality Education, pendidikan seksual usia dini dibagi menjadi empat level. Pembagian ini berdasarkan pada tingkatan usia anak, antara lain: