Jika berbicara soal peran anak dalam keluarga apa yang HappyFams pikirkan? Berbakti kepada orang tua? Tidak membantah kepada orang tua? Bekerja untuk menafkahi keluarga setelah dewasa? Tentu hal tersebut tidak salah, namun ada yang kurang tepat. Anak bukan lah objek dari keinginan dan kehormatan orang tua. Anak memiliki rasa hormat dan berbakti kepada orang tua adalah sebuah kewajiban, tapi apakah HappyFams sadar bahwa tidak semua keadaan keluarga dan keadaan seorang anak itu sama.
Di luar sana ada anak-anak yang berkebutuhan khusus yang tidak bisa melakukan berbagai hal yang bisa dilakukan anak-anak di usianya. Masih seputar hubungan suami istri, di luar sana ada orang tua yang abusive yang menyiksa seorang anak. Ya, keadaan setiap keluarga dan anak memang berbeda-beda.
Oleh karena itu sebenarnya peran anak dalam keluarga ini bukan melulu terfokus pada anak akan tetapi juga lebih pada orang tua, yang mana lebih mengerti dan juga lebih memahami arti kehidupan yang sebenarnya. Lalu apa saja peran anak di dalam keluarga jika dilihat dari kacamata orangtua?
Pertama adalah sebagai suatu pengikat tali perkawinan. Ya. kebanyakan keluarga yang sudah memiliki anak, memiliki keterikatan yang lebih kuat dalam cinta suatu pasangan. Tidak sedikit keharmonisan rumah tangga kembali erat setelah memiliki anak di dalam rumah tangga. Ada tanggung jawab besar bagi kedua orang tua di depan mata. Seorang anak yang merupakan buah cinta suatu pasangan harus dirawat dan harus diberikan yang terbaik.