Pola Asuh Permisif Anak, Bebas Tanpa Aturan Namun Bisa Jadi Bumerang

Waktu Baca: 2 menitKamis, 19 November 2020 10:18 WIB
pola asuh permisif
Sumber: pexels

Ciri-ciri Pola Asuh Permisif

  • Kadar menerapkan aturan perilaku sangat minimal.
  • Jika diberlakukan aturan, terkadang menjadi tidak konsisten.
  • Sangat dekat, memanjakan, serta sayang dengan anak-anak.
  • Posisi orang tua lebih cenderung menjadi teman atau sahabat.
  • Memakai hadiah agar anak mau melakukan perintah.
  • Cenderung mengutamakan kebebasan tanpa landasan tanggung jawab.
  • Melibatkan anak untuk sebuah keputusan besar dan penting.
  • Jarang memberikan hukuman atau konsekuensi.

Efek yang Ditimbulkan Pola Asuhan Permisif

Melihat pendidikan anak usia dini tersebut kita bisa katakan bahwa asuhan bebas cenderung membuat efek negatif dan bisa menjadi bumerang untuk kedua orang tuanya. Secara tidak langsung, watak anak yang bebas demikian akan menilai bahwa orang tua adalah teman dan kurang bisa menghargai dalam kesehariannya.

Anak menjadi pribadi yang pasif karena terlalu dekat sekali dengan orang tuanya, sehingga ketika ada masalah dikit-dikit meminta bantuan dan pertimbangan orang tua, nalar menyelesaikan masalahnya lambat.

Anak yang dibuat bebas oleh model ini cenderung punya jadwal yang berantakan dan tidak bisa mengelola waktu secara efektif untuk hidupnya. Lambat laun akan terbentuk karakter menyepelekan dan kurang tanggung jawab dengan apa yang dia pegang.

Halaman: 1234

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Pola Asuh Permisif Anak, Bebas Tanpa Aturan Namun Bisa Jadi Bumerang"