Setelah berjuang menghadapi proses hamil dan melahirkan yang tidak mudah, akhirnya buah hati yang dinanti pun akan hadir ke tengah HappyFams. Untuk mempersiapkan kelahiran, banyak hal yang perlu Moms siapkan. Selain baju baju dan perlengkapan bayi yang lain, Moms juga harus mempersiapkan diri agar bisa mengurus bayi baru lahir dengan cara yang tepat. Karena biasanya para New Moms merasa takut dan bingung untuk mengurus bayi pertama kali. Apalagi mendapat banyak saran yang berbeda dari orang terdekat yang membuat Moms semakin bingung bagaimana cara mengurus bayi baru lahir dengan benar. Agar Moms lebih siap saat si kecil hadir, ketahui dulu yuk 5 cara merawat bayi baru lahir ini.
Salah satu cara mengurus bayi baru lahir yang biasanya membuat Moms bingung adalah cara merawat tali pusar bayi yang belum lepas. Biasanya, ada yang menyarankan harus ditutup kain kasa steril, hingga menutup pusar dengan koin apabila tali pusar telah puput. Ketahuilah bahwa sebenarnya merawat tali pusar yang belum puput mudah lho, Moms ! Hanya perlu dijaga agar tetap bersih dan kering sehingga tali pusar bayi tidak terkena infeksi, dan bisa puput dengan sendirinya dalam waktu 1 hingga 2 minggu. Apabila tali pusar telah puput, Moms tidak perlu memberi koin untuk menutup pusar bayi agar pusar bayi tidak bodong, karena bodong tidaknya pusar bayi pada dasarnya lebih dipengaruhi oleh faktor genetik. Moms hanya perlu membersihkan dan mengeringkannya agar kebersihan pusar bayi tetap terjaga.
Kulit bayi baru lahir sangat sensitif lho, Moms . Jadi, pemahaman yang baik terhadap proses penggantian popok ini sangatlah penting untuk menjaga kulit bayi tetap bersih dan kering. Apabila popok tidak diganti terlalu lama, maka kulit bayi akan terus menerus bergesekan dengan popok lembab. Hal ini akan membuat kulit mudah iritasi sehingga menyebabkan kemerahan dan ruam pada kulit bayi. Sementara itu, bila Moms menggunakan popok kain konvensional, segera ganti popok setiap bayi buang air kecil maupun buang air besar. Namun, apabila Moms menggunakan popok sekali pakai (diapers) dan Clodi (cloth diapers), gantilah minimal 4 jam sekali atau langsung diganti apabila bayi buang air besar. Perhatikan juga, sebelum memakaikan popok yang baru untuk si kecil, sebaiknya berikan waktu sejenak hingga kulit bayi kering. Untuk mengeringkan kulit bayi, sebaiknya Moms menggunakan tissue kering dan tepuk lembut bagian kulit yang akan dikeringkan. Jangan digosok ya Moms, karena jika kulit bayi digosok terlalu kuat, akan memperbesar resiko iritasi.
Pada dasarnya, bayi baru lahir akan menyusu 8 hingga 12 kali sehari karena bayi baru lahir memang perlu waktu 2-3 jam untuk mengosongkan perut dan menyusu kembali. Menyusui bayi baru lahir harus sangat diperhatikan ya, Moms. Karena bayi baru lahir rentan kuning akibat kurang cairan. Untuk itu, Moms harus mengetahui tanda tanda bayi mulai lapar seperti menggelengkan kepala ke kanan dan ke kiri, memasukkan tangan ke mulut atau menangis. Tidak perlu ragu, Moms bisa mencoba mendekatkan payudara ke mulut bayi. Apabila bayi lapar, ia akan mencoba membuka mulutnya dan menghisap payudara Moms. Namun, bagaimana dengan bayi baru lahir yang lebih senang tidur sepanjang hari? Ketahuilah Moms, apabila si kecil sudah tidur lebih dari 3 jam, namun belum bangun untuk menyusu, segera bangunkan ya, Moms! Bangunkan bayi dengan cara menggaruk atau menggelitiki bagian bagian tubuh bayi seperti telapak kaki, telinga atau tangan bayi. Selain itu, Moms juga bisa mencoba menggendong bayi dengan posisi tegak, bahkan mengusap lembut wajah bayi dengan handuk atau tangan yang lembab.