Pahamilah, anak yang beranjak dewasa tak hanya mengalami perubahan fisik, namun juga sikap. Sifat ceria anak bisa saja tiba-tiba menghilang dan anak berubah menjadi pendiam. Kadangkala perubahan ini terjadi secara ekstrim, meski lebih sering terjadi pelan-pelan. Anak bisa saja masih terlihat ceria, namun tak lagi seterbuka dulu. Ia terlihat seperti punya dunianya sendiri, atau malah menjadi lebih terbuka dengan teman sebayanya.
Kurang terbukanya anak ini terkadang malah bisa menimbulkan kekhawatiran pada orangtua. Namun, janganlah hanya beranggapan bahwa mungkin hal ini terjadi karena memang sedang masanya. Bisa jadi kesalahannya ada pada Moms dan Dads sebagai orangtua. Kira-kira apa ya sebabnya? Berikut kami sajikan lima penyebab anak tertutup pada orangtua beserta tips menghadapi remaja berkepribadian tertutup! Siap-siap catat ya, HappyFams!

Sumber: Pexels.com/Pragyan Bezbaruah
Pribadi introvert umunya lebih pendiam dan self-centered dibandingkan dengan tipe kepribadian lainnya, yakni ekstrovert.Tipe kepribadian introvert seringkali dicitrakan sebagai orang yang sedikit bicara, sedikit interaksi, cenderung antisosial, egois, dan cerdas. Parahnya, anggapan ini melahirkan persepsi yang buruk mengenai pribadi introvert, seakan-akan introvert adalah orang yang dinomorduakan dalam pergaulan. Padahal, belum tentu lho!