Waspadai 9 Tanda Bahaya Kehamilan. Kenali Gejalanya Disini Ya, Moms!

Waktu Baca: 4 menitRabu, 26 Juni 2019 00:00 WIB
Tanda Bahaya Kehamilan
Sumber: Hallo Sehat

Beberapa kelainan yang bisa terjadi pada posisi janin ialah:

  • Bayi sungsang, yaitu posisi kepala berada di bagian atas rahim.
  • Bayi lintang, yaitu posisi tubuh janin yang melintang di dalam rahim.

Apabila posisi ini tidak berubah hingga masa persalinan maka tidak ada cara lain selain dengan melakukan operasi sesar.

6. Bengkak Dan Diikuti Kejang

bengkak dan kejang
Sumber: HonestDoct

Pertambahan berat badan pada ibu hamil mungkin akan menyebabkan bengkak pada bagian wajah, tangan dan kaki. Tapi ketika Moms mengalami bengkak berlebih yang disertai kejang, maka gejala seperti ini tentu perlu diwaspadai. Kondisi ini biasanya disebut dengan eklamsi. Kabar buruknya, eklamsi bisa saja memicu hilangnya nyawa ibu dan janin. Dengan begitu, ketika Moms mengalami kejang, jangan tunggu lama dan segera periksakan diri ke dokter.

7. Gerakan Janin Berkurang

gerakan janin
Sumber: Popmama.com

Setelah masuk ke usia 4-5 bulan, umumnya gerakan janin sudah bisa dirasakan oleh Moms. Memasuki usia kehamilan lebih tua, gerakan janin akan semakin kuat dan sering. Gerakan janin pun cukup teratur, sehingga Moms bisa merasakan dengan lebih jelas.

Akan tetapi, gejala ini menjadi bahaya jika pada usia kehamilan 5 bulan belum terlihat tanda-tanda pergerakan janin. Bahkan, setelah muncul gerakan pertama, lama kelamaan gerakan tersebut tidak menguat akan tetapi melemah bahkan hilang.

Jika pergerakan janin melemah selama 12 jam atau bahkan tak terasa sama sekali, ini menandakan ada kondisi yang tidak normal pada janin Moms. Kondisi ini juga bisa menjadi tanda jika nyawa bayi terancam.

8. Berat Badan Moms Tidak Naik

berat badan tidak naik
Sumber: Nakita.id

Setiap pertambahan usia janin, tentu diimbangi dengan pertambahan berat badan Moms. Normalnya, sejak masa kehamilan awal hingga persalinan, Moms harus mengalami penambahan berat badan sebanyak 9-12 kg.

Namun, ketika berat badan Moms tak kunjung bertambah bahkan kurang dari 45 kg pada usia kandungan 6 bulan, ini bisa menjadi tanda bahaya yang perlu diwaspadai. Peristiwa seperti ini bisa saja terjadi karena Moms kekurangan gizi atau Moms mengalami batuk menahun, malaria, atau penyakit berbahaya lain yang wajib dicek berkala ke dokter.

Efek dari kurangnya berat badan Moms dibanding BB standar ibu hamil ialah pertumbuhan janin yang terganggu serta ancaman hilangnya nyawa janin. Tetap waspada dan lakukan pengecekan ke dokter secara berkala ya, Moms!

9. Keluar Cairan dari Vagina

cairan dari vagina
Sumber: Hallo Sehat

Bukan hanya pendarahan, cairan yang keluar dengan jumlah banyak juga bisa menjadi sesuatu yang berbahaya bila muncul saat proses kehamilan. Namun, sebelum mengidentifikasi efek dari rembesan cairan tersebut, perlu diketahui jenis cairan apa yang keluar dari vagina Moms.

Apabila ternyata cairan yang keluar merupakan air ketuban, maka penanganan utama yang harus dilakukan ialah segera mengeluarkan janin dari rahim. Jangan sampai janin menelan cairan tersebut atau nyawanya terancam. Periksakan diri segera ke dokter untuk penanganan yang tepat ya, Moms!

Jangan pernah sepelekan 9 tanda bahaya kehamilan tersebut jika kesehatan Moms dan janin ingin terjamin. Nah, bagaimana pengalaman Moms saat kehamilan? Apakah ada cerita tak terlupakan yang bisa dibagikan kepada Moms lainnya di kolom komentar? Yuk saling share!

Halaman: 12345

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Waspadai 9 Tanda Bahaya Kehamilan. Kenali Gejalanya Disini Ya, Moms!"