Meskipun jumlah produksi air susu ibu tidak terlalu banyak setelah melahirkan, Moms tidak boleh menyerah begitu saja. Justru sebaliknya, semakin sering Moms menyusui maka semakin besar juga jumlah ASI yang diproduksi di payudara. Teknik ini lebih dikenal dengan istilah let down reflex yang berfungsi merangsang otot-otot payudara untuk berkontraksi. Sehingga nantinya otot payudara bekerja untuk memproduksi dan memperlancar ASI.
Moms dapat mengaturnya dengan membuat jadwal menyusui bayi misal 3-4 jam dari awal menyusu ke waktu menyusu berikutnya. Selain itu berikan juga 'cemilan' ASI kepada bayi di antara rentang waktu tersebut. Hal ini juga berlaku di malam hari, bahkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan untuk membangunkan bayi apabila sedang tertidur dan belum menyusui selama 4 jam.
Cara selanjutnya yang dapat dilakukan oleh Moms untuk meningkatkan ASI yakni membiarkan bayi untuk menyusui di kedua sisi payudara secara bergantian. Caranya cukup mudah Moms, biarkan bayi untuk menyusu pada salah satu payudara sampai berhenti dengan sendirinya, kemudian berikan ASI pada sisi payudara lainnya.