Untuk itu memberikan air susu ibu secara bergantian di kedua sisi payudara dapat merangsang kelenjar susu agar dapat meningkatkan produksi ASI. Selain memberikan ASI secara langsung kepada bayi, Moms juga dapat memompa menggunakan pompa ASI secara bergantian. Jangan pedulikan seberapa banyak air susu yang dihasilkan dari memompa. Fokuskan terlebih dahulu untuk merangsang kelenjar susu agar dapat menghasilkan ASI dalam jumlah banyak nantinya.

Sumber: freepik.com
Moms harus tahu jika air susu ibu banyak mengandung enzim yang tentunya sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang dan daya tahan tubuh bayi. Setidaknya ada sekitar 40 enzim yang dapat ditemukan di dalam ASI dan 4 diantaranya termasuk enzim utama yakni amilase, lipase, lisozim, dan protease. Selain mengkonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih juga membantu meningkatkan produksi ASI.
Hampir 90 persen kandungan di dalam ASI berupa air, untuk itu penting bagi Moms untuk membuat tubuh selalu terhidrasi. Bagi ibu menyusui disarankan untuk minum setidaknya 2-3 liter air putih setiap hari, pasalnya saat menyusui Moms akan lebih sering merasakan haus.
Bahkan dalam sebuah penelitian pada American Journal of Human Biology, memberikan batasan asupan cairan sekitar 400-1500 ml/hari terhadap wanita menyusui sangat berpengaruhi pada penurunan jumlah ASI. Untuk itu setiap wanita menyusui disarankan untuk minum air putih sekitar 150 ml setiap jam atau jangan sampai menunggu haus tiba.
Itulah tadi beberapa cara yang dapat Moms lakukan agar air susu ibu lancar dan banyak. Lakukanlah secara rutin dan penuh dengan kesabaran. Apabila menemukan kendala, Moms dapat mengkonsultasikannya kepada konsultan laktasi terpercaya untuk mendapatkan solusi serta cara yang tepat saat menyusui bayi. Semoga dapat membantu ya, Moms.