Mungkin ini terasa klise. Tetapi, berhubungan seks lebih sering dapat meningkatkan potensi kehamilan. Kalau Dads sudah sangat mengidamkan momongan, tidak ada salahnya memeriksa masa subur pasangan dan lebih banyak berhubungan seks pada waktu-waktu tersebut. Menurut sejumlah penelitian, agar istri cepat hamil, disarankan melakukan hubungan seks dua hari sebelum masa subur. Dads juga perlu memperhatikan pola kualitas sperma. Bagi lelaki dengan sperma sedikit, sperma berenang menuju sel telur dengan lebih baik setelah sehari menahan hasrat seksual. Untuk lelaki dengan sperma yang normal, kualitas sperma menurun setelah 10 hari menahan berhubungan seksual. Agar kualitas sperma tetap terjaga, setidaknya Dads harus bermain asmara paling tidak dua kali dalam seminggu.

Sumber: washingtonpost.com
Menurut penelitian, kedelai dapat mempengaruhi kualitas sperma karena dapat menekan testosteron. Dalam suatu penelitian terungkap lelaki yang gemar mengonsumsi kedelai baik dari tempe, tahu, minuman kesehatan, cemilan diet, atau olahan lainnya, diketahui memiliki lebih sedikit sperma yaitu 40 juta per mililiter (umumnya pria memiliki sperma 70-150 juta per milimeter). Meski kurang baik bagi sperma, Dads tidak boleh menjauhi kedelai karena makanan yang satu ini dapat mencegah kanker prostat. Jadi, cukup bijak saja dalam mengonsumsi kedelai ya Dads.