Mengenal Penyebab Thalasemia Sekaligus Pencegahannya

Waktu Baca: 4 menitSelasa, 14 April 2020 10:00 WIB
Cara Pencegahan Thalassemia
Sumber: Freepik.com

Pengobatan Untuk Thalasemia

apa itu thalasemia
Sumber: Yandex.com

Memang untuk sembuh dari thalasemia cukup sulit mengingat jika penyakit ini bergantung dari kondisi pasien, ketersediaan darah, hingga biaya yang dikeluarkan untuk transfusi darah. Dan untuk melakukan perawatan tersebut harus dilakukan secara rutin dan dalam jangka waktu yang lama. Transfusi darah biasa dilakukan untuk penderita thalasemia mayor agar jumlah hemoglobin dalam darah tetap terjaga. Tidak hanya itu saja, pasien harus melakukan pemeriksaan ferritin serum untuk melihat kadar zat besi dalam tubuh.

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengobati thalasemia, yakni transplantasi pada sumsum tulang belakang dan melakukan teknik sel punca. Meskipun begitu, kedua cara tersebut sama-sama membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan harus dilakukan oleh dokter ahli, ditambah mencari donor sumsum tulang belakang juga tidaklah mudah. Namun, kedua cara tersebut tidak menjamin keberhasilan pasien untuk sembuh. Sehingga masih perlu melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan kedepannya.

Pasien thalasemia juga diharapkan untuk melakukan diet untuk makanan tertentu. Ada baiknya juga bagi mereka untuk menghindari makanan yang mengandung garam atau terlalu asam. Kemudian, hindari juga makanan yang telah melalui proses fermentasi karena dapat mengakibatkan penyerapan zat besi tubuh meningkat.

Cara Mencegah Thalasemia

cara mencegah thalasemia
Sumber: Freepik.com

Thalasemia termasuk penyakit keturunan dan hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit tersebut. Namun, pada kenyataannya thalasemia dapat dicegah terutama pada anak. Karena sifatnya menurun, hal pertama yang bisa dilakukan untuk pencegahan thalasemia, yakni dengan melakukan:

  1. Pemeriksaan darah pada pasangan yang akan menikah terlebih dahulu, untuk mengetahui hemoglobin dan sel darah merah memiliki jumlah yang sesuai atau tidak.
  2. Konsultasi genetik.
  3. Melakukan skrininng thalasemia.
  4. Pemeriksaan prenatal.

Itulah tadi beberapa informasi yang bisa Moms peroleh mengenai thalasemia. Jika anak Moms mengalami ciri atau gejala yang serupa, tidak ada salahnya untuk memeriksakannya ke dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. Semoga bermanfaat ya, Moms!

Halaman: 12345

Bagikan Informasi Bermanfaat Ini!
Apa Komentar Anda Mengenai "Mengenal Penyebab Thalasemia Sekaligus Pencegahannya"