Ketika memasuki usia remaja, anak lebih sering melakukan komunikasi dengan orang lain tanpa pengawasan orangtua. Oleh sebab itu, orangtua perlu menerapkan sopan santun dalam keluarga, sehingga anak remaja dapat berinteraksi di lingkungan sosial yang lebih luas dengan membawa karakter sopan santun yang telah tertanam di keluarga.
Peran keluarga terhadap karakter anak remaja selanjutnya adalah mewariskan jiwa sosial. Tak hanya sopan santun, Moms and Dads tentu merasa bangga jika anak remaja yang disayangi memiliki jiwa sosial yang tinggi. Peduli terhadap sesama, menghargai orang lain, menjunjung tinggi toleransi, adalah nilai-nilai sosial yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan. Untuk mewariskan karakter-karakter tersebut pada anak, orangtua memiliki andil yang sangat besar.
Tipisnya jiwa sosial pada masyarakat membuat pendidikan sosial menjadi kebutuhan anak remaja sekarang yang harus dipenuhi. Orangtua bisa mulai memberikan pendidikan mengenai nilai-nilai sosial sejak dini. Hal ini sebenarnya juga diajarkan di sekolah, sehingga orangtua tinggal mengarahkan dan kembali mengulasnya dengan memberikan contoh-contoh sederhana di rumah. Bahkan, orangtua bisa mengarahkan langsung untuk mengaplikasikan nilai-nilai sosial tersebut pada permasalahan sosial yang tengah terjadi.