Karakter tanggungjawab harus diawali dengan sifat jujur dan dapat dipercaya yang tertanam pada anak. Maka dari itu, orangtua harus mampu menekankan kejujuran dalam keluarga, dan memahami pentingnya kejujuran dalam membentuk tanggungjawab anak.
Masa remaja adalah masa anak mulai menjalani kehidupan sosial yang sebenarnya. Tak jarang, anak mengalami konflik remaja masa kini, yaitu sulit bergaul dengan orang lain.. Hal ini karena pada usia remaja, anak masih labil dan terus berubah-ubah sesuai dengan kondisi lingkungannya.
Di usia ini, remaja sangat mementingkan dan memikirkan pendapat orang lain, sehingga sedikit saja kata yang menyakitkan akan mengubahnya menjadi pribadi yang kasar atau minder. Moms and Dads tentu tak mau jika sang anak memiliki karakter yang negatif karena pengaruh lingkungan. Tak perlu terlalu jauh ikut campur dalam pergaulannya, Moms and Dads cukup menanamkan nilai-nilai positif dalam keluarga yang secara alami akan diaplikasikan anak remaja dalam kehidupan sosial.
Orangtua perlu menanamkan rasa percaya diri pada anak, sehingga anak tidak mudah terluka dengan berbagai ucapan negatif dan mampu menanggapinya dengan positif. Mengucapkan hal-hal positif serta memberikan pujian pada anak adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan orangtua untuk membentuk kepercayaan diri pada anak. Tekankan pada anak usia remaja, bahwa setiap orang memiliki keistimewaan masing-masing, sehingga anak remaja Moms and Dads bisa tumbuh percaya diri dan menghargai orang lain.
Sebagai orangtua, Moms and Dads harus sadar akan pentingnya peranan keluarga terhadap karakter anak remaja. Keluarga menjadi pondasi pembangunan karakter anak, karena di lingkungan keluarga, anak bisa memperoleh ruang yang leluasa untuk melakukan eksplorasi. Oleh sebab itu, orangtua harus mampu mengarahkan dan memberi contoh positif, agar terbentuk karakter positif pada anak remaja.
Nah, bagaimana dengan Moms dan Dads? Apakah punya tips khusus untuk membentuk karakter positif sang anak? Share di komentar yuk!