
Sumber: freepik
Zat besi mempunyai peranan besar untuk proses perkembangan otak bayi, juga membentuk sel darah merah atau hemoglobin, Moms. Ketersediaan hemoglobin akan membantu menghindari resiko anemia dan pendarahan akibat melahirkan.
Para ahli menganjurkan untuk memperbanyak konsumsi makanan kaya zat besi seperti kacang-kacangan, sayuran hijau, daging merah, serta gandum utuh. Pastikan kebutuhan gizi ibu menyusui terpenuhi terutama bagi yang rentan anemia.
Kondisi rentan anemia adalah ketika menyusui, haid, atau hamil, kondisi Moms sebaiknya selalu terjaga dengan baik. Untuk memaksimalkan penyerapan zat besi, diperlukan bantuan dari vitamin C.
Tidak hanya zat besi, selama memberikan ASI juga memerlukan asupan berupa kalsium sebesar 1300 miligram per hari (berdasarkan anjuran ahli). Susu dan olahan seperti yoghurt dan keju adalah sumber kalsium.
Makanan lain untuk mencukupi kebutuhan nutrisi untuk ibu menyusui contohnya susu kedelai, jus, cereal, tahu, serta tempe. Ternyata kalsium juga membantu memaksimalkan penyerapan zat besi dalam tubuh manusia.
Moms bisa mendapat asupan kalsium terbaik dari telur, olahan ikan termasuk tulangnya, dan sumber lain. Pastikan kebutuhan tetap terpenuhi dengan membaca label nutrisi pada produk olahan.
Vitamin C mempunyai peran cukup besar untuk pertumbuhan serta perbaikan jaringan tubuh setelah melahirkan. Selain itu, vitamin C bisa menangkal radikal bebas untuk mencegah infeksi berbagai penyakit berbahaya.
Asupan vitamin C dalam satu hari sesuai anjuran adalah 100 mg, dengan cara mengonsumsi satu buah jeruk. Jika sudah bisa memenuhi asupan vitamin C, tidak diperlukan tambahan suplemen.
Vitamin E berfungsi mencegah anemia setelah melahirkan, dengan kandungan antioksidan tinggi untuk melindungi paru-paru dan mata bayi. Penuhi kebutuhan akan vitamin E dari bayam, kacang almond, alpukat, serta asparagus.
Selain kebutuhan nutrisi di atas, Moms perlu memastikan bahwa tubuh cukup mendapatkan air setiap hari untuk mencegah dehidrasi sebagai salah satu cara memperbanyak air susu ibu. Jika nutrisi ibu menyusui tercukupi, maka sang bayipun juga akan lebih sehat.