Hal ini jelas berbeda dengan mager alias malas gerak biasa ya, HappyFams. Ciri yang satu ini menunjukkan mager berkepanjangan dan menyebabkan sosok tersebut sangat tidak produktif. Biasanya hal ini terjadi akibat hadirnya ingatan terhadap hal yang menimbulkan depresi saat akan bekerja. Selain itu, hal ini dapat merembet ke masalah pertemanan seperti menarik diri dari teman pergaulan, merasa sangat rendah diri, hingga sering menyalahkan diri sendiri.
Aktivitas makan pada sebagian orang dapat membantu produksi serotonin dan dopamin, yang akan menghasilkan efek kebahagiaan. Maka, di saat stres beberapa orang akan banyak makan dan mengalami peningkatan berat badan sebesar lima persen. Begitu pula tipikal orang yang malas makan, ada kemungkinan beratnya turun hingga lima persen lho, HappyFams. Artinya, untuk tahu apakah seseorang dalam keadaan depresi, kita wajib mengenal kebiasaannya.
Depresi kadang memunculkan stres dan kepanikan yang tinggi sehingga adrenalin terus terpacu dan menyebabkan tubuh dalam kondisi siaga. Keadaan seperti inilah yang dapat memicu timbulnya insomnia atau gangguan tidur. Sebaliknya, malah ada beberapa orang yang justru mekanisme menahan stresnya adalah dengan memperbanyak tidur, lho!