Hal yang paling dirasa bagi sebagian besar wanita jika mengalami kurang tidur, yakni gangguan perasaan, bahkan membuat depresi. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2015, menyatakan bahwa seseorang yang sering begadang akan mengalami perubahan mood.
Tidak hanya itu saja, efek terlalu sering begadang dapat membuat emosi menjadi tidak stabil, depresi, mudah gugup, kurang percaya diri dan mudah dipengaruhi. Perlu diketahui juga, jika depresi bisa dialami jika seseorang memiliki insomnia berat, sedangkan insomnia dapat berawal dari pola tidur yang tidak teratur atau masalah psikologis lainnya.

Sumber: Freepik.com
Ada sebuah penelitian mengatakan bahwa setiap satu jam waktu tidur yang berkurang, kemunginan resiko terserang penyakit jantung meningkat sebanyak 11 persen. Menunda waktu tidur, artinya menambah kinerja jantung untuk memompa darah. Bahkan, begadang semalaman saja dapat mengakibatkan tekanan darah menjadi tinggi. Hal ini telah dibuktian dari sebuah penelitian di tahun 2013 yang mengatakan bahwa begadang dapat mengakibatkan kenaikan tekanan darah hingga 30 persen, dibandingkan mereka yang selalu bangun pagi hari.

Sumber: Freepik.com
Bagi pasangan yang baru menikah, mendapatkan momongan adalah sebuah impian. Namun, hal tersebut menjadi sulit terwujud jika masih sering begadang atau kurang tidur. Ternyata, begadang dapat mempengaruhi kualitas kesuburan, baik pria maupun wanita. Bahkan, tubuh yang kurang tidur dapat menjadi mudah lelah dan tidak bertenaga, sehingga tidak memiliki ketertarikan untuk melakukan hubungan seks dengan pasangan.
Selain beberapa penyakit di atas tentunya masih ada lagi penyakit-penyakit lainnya yang disebabkan oleh kebiasaan buruk ini. Untuk itu, bagi Moms yang terbiasa begadang, cobalah untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Pahami juga, resiko terbesar yang dapat dialami bagi mereka jika terlalu sering begadang, yakni kematian. Yuk perbaiki pola tidur dan ubah gaya hidup agar terhindar dari efek samping begadang untuk hidup yang lebih baik ya, Moms!