
Sumber: Pexels.com/Pixabay
Puasa tentu saja tidak dapat mengalahkan semangat Moms dalam menjalankan rutinitas sehari-hari sebagai istri dan ibu yang baik bagi keluarga. Akan tetapi, Moms juga tidak boleh melupakan istirahat karena kecukupan waktu istirahat akan membantu meningkatkan produksi ASI dan menjaga vitalitas tubuh Moms supaya tidak mudah stres.
Stres sendiri dapat mengurangi produksi hormon oksitosin dan prolaktin yang dapat merangsang produksi ASI lho, Moms! Jadi kalau Moms sudah lelah beraktivitas di rumah, jangan segan meminta bantuan Dads dan krucil-krucil ya, atau siapapun yang bisa membantu.
Jika Moms merasa harus membatalkan puasa, itu tidak salah. Kesehatan Moms adalah yang utama saat ini. Moms dapat membayar fidyah sebagai gantinya. Agar vitalitas Moms di pagi hari juga membaik, sebisa mungkin maksimalkan pumping di malam hari. Selain karena produksi ASI yang banyak, setelah pumping Moms dapat beristirahat dengan nyaman.

Sumber: Unsplash.com/Jude Beck
Dalam setiap tantangan kehidupan, dukungan dari orang-orang tercinta akan selalu berperan besar. Rasa percaya diri akan meningkat, begitu pula dengan kemampuan pengambilan keputusan. Produksi ASI juga akan meningkat akibat rasa bahagia yang membuncah lho, Moms! Sudah coba belum lakukan ini secara berkala?
Dukungan dari Dads minimal akan meyakinkan Moms bahwa Moms adalah wanita terbaik dalam hidupnya, dan itu adalah salah satu bentuk dukungan yang luar biasa. Dukungan dari keluarga dapat membantu mengisi batin. Sementara, dukungan dari sesama ibu menyusui juga memberikan kebahagiaan dalam bentuk berbagi curhat dan tips-tips menyusui.

Sumber: Pexels.com/Rawpixel.com
Salah satu cara menjaga kondisi mental adalah dengan menjaga kondisi spriritual dengan baik. Apalagi karena sekarang bulan Ramadhan, tentu saja Moms tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ibadah di bulan penuh berkah ini, bukan? Beberapa tips ibadah puasa ibu menyusui dapat dilihat dibawah ini.
Moms bisa memulai dengan berzikir dan perbanyak istighfar serta shalawat nabi ketika menyusui. Bisa juga dengan mengulang hafalan atau mendengarkan murattal. Beribadah sambil menjalankan kewajiban sebagai ibu, why not? Kedua, saat si kecil sudah tertidur, Moms bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk Shalat Dhuha jika sudah masuk waktunya. Bisa membaca Al-Qur’an, mendengar ceramah, atau membaca literatur kegamaan.
Ketiga, gunakan jasa Dads untuk menjaga si kecil ketika Moms harus mengikuti pengajian. Kerjasama tim yang baik diharapkan dapat membangun suasana positif di rumah, dan tentu saja menjadikan rumah tangga HappyFams semakin harmonis. Selain meningkatkan quality time, kekompakan keluarga pun terjaga.
Itu dia tips puasa bagi ibu menyusui yang dapat Moms ikuti agar dapat fokus beribadah di bulan suci tanpa harus mengabaikan kebutuhan si kecil. Apakah Moms memiliki tips lainnya? Yuk, berbagi di kolom komentar. Selamat menjalankan ibadah puasa, Moms!